
Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi (STIFA) Pelita Mas Palu melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan yang diinisiasi oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) ini dilaksanakan di Kelurahan Lambara serta SMK Muhammadiyah 1 Palu dengan melibatkan dosen dan mahasiswa Program Studi S1 dan D3 Farmasi.

Kegiatan PkM ini bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui edukasi penggunaan obat yang tepat, pemeriksaan kesehatan, serta pemberdayaan potensi lokal berbasis bahan alam. Kelurahan Lambara yang merupakan desa binaan STIFA Pelita Mas Palu menjadi lokasi pelaksanaan edukasi Program DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang Obat dengan Benar) guna meningkatkan pemahaman masyarakat dalam pengelolaan obat di lingkungan rumah tangga.
Selain edukasi obat, tim PkM juga memberikan pendampingan pemanfaatan bahan alam lokal berupa pelatihan pembuatan seduhan daun ungu kering. Pendampingan dilakukan mulai dari proses pemilihan bahan, pengeringan, hingga pengolahan menjadi simplisia yang memenuhi standar keamanan dan mutu. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pemanfaatan tanaman obat sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi berbasis produk kesehatan lokal.


Sementara itu, kegiatan PkM di SMK Muhammadiyah 1 Palu difokuskan pada peningkatan literasi kesehatan remaja. Materi yang disampaikan meliputi pencegahan anemia, penggunaan antibiotik secara rasional, pengenalan faktor risiko gangguan ginjal, serta pentingnya konsumsi tablet tambah darah bagi remaja putri. Sebagai bentuk edukasi aplikatif di bidang kefarmasian, siswa juga diberikan pelatihan pembuatan masker wajah alami berbahan dasar daun kelor.
Ketua LPPM STIFA Pelita Mas Palu, Mariyani, M.Pharm., S.Ci menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen institusi dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. “Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, STIFA Pelita Mas Palu berupaya menghadirkan manfaat ilmu kefarmasian yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat dan kalangan pelajar,” ujarnya.
