
Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi (STIFA) Pelita Mas Palu kembali melaksanakan kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) Industri sebagai bagian dari implementasi kurikulum yang bertujuan meningkatkan kompetensi dan pengalaman mahasiswa di dunia industri farmasi. Kegiatan ini diikuti oleh 110 mahasiswa yang berasal dari Program Studi Diploma Farmasi dan Program Studi Sarjana (S1) Farmasi STIFA Pelita Mas Palu.
PKL Industri tahun akademik 2025/2026 ini akan dilaksanakan di LAFI AD Bandung mulai 7 Juni hingga 3 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu sarana pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh selama perkuliahan ke dalam praktik nyata di lingkungan industri farmasi.
Sebelum diberangkatkan ke lokasi PKL, seluruh peserta mengikuti kegiatan pembekalan yang dilaksanakan pada 3 Juni 2026. Pembekalan ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif mengenai standar industri farmasi, etika kerja, serta kesiapan mahasiswa dalam menghadapi berbagai aktivitas selama praktik berlangsung.

Materi pembekalan diawali dengan pemaparan mengenai Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) Bab 1–6 yang disampaikan oleh Apt. Levana Velincia Tanriono, S.Farm., M.Farm. Selanjutnya, materi CPOB Bab 7–12 disampaikan oleh Apt. Nur Asita, S.Farm., M.Farm. Kedua materi tersebut memberikan bekal penting kepada mahasiswa mengenai sistem mutu dan standar operasional yang diterapkan dalam industri farmasi sesuai regulasi yang berlaku.
Sebagai bentuk evaluasi terhadap pemahaman peserta, setelah penyampaian materi dilakukan ujian atau tes pembekalan. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa mahasiswa telah memahami konsep-konsep dasar yang akan diterapkan selama menjalani PKL di industri.
Selain materi teknis, mahasiswa juga mendapatkan pembekalan mengenai Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi (PPKPT) yang disampaikan oleh Apt. Matra Novalia Palipadang, S.Farm., M.Si.. Materi ini diberikan untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa dalam menciptakan lingkungan akademik dan profesional yang aman, inklusif, serta bebas dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi.

Kegiatan pelepasan peserta PKL Industri dilaksanakan secara resmi oleh Ketua STIFA Pelita Mas Palu, Prof. Dr. Apt. Joni Tandi, M.Kes. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa PKL Industri merupakan momentum penting bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan, membangun pengalaman profesional, serta mengenal secara langsung sistem kerja di industri farmasi yang sesungguhnya.
Beliau juga berpesan agar seluruh peserta menjaga disiplin, etika, dan nama baik almamater selama mengikuti kegiatan di LAFI AD Bandung. Mahasiswa diharapkan mampu memanfaatkan kesempatan tersebut untuk belajar secara maksimal dan menjadikan pengalaman PKL sebagai bekal berharga dalam menghadapi dunia kerja setelah lulus nanti.
Selama berada di LAFI AD Bandung, mahasiswa akan mempelajari berbagai aspek penting dalam industri farmasi, mulai dari sistem manajemen mutu, proses produksi obat, pengawasan mutu (quality control), jaminan mutu (quality assurance), hingga penerapan standar Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB). Pengalaman tersebut diharapkan dapat memperkuat kompetensi lulusan STIFA Pelita Mas Palu agar semakin siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, peserta juga akan melaksanakan Study Tour ke Klinik Hortus Medicus yang berada di kawasan Tawangmangu. Kunjungan ini bertujuan memberikan wawasan mengenai pengembangan pelayanan kesehatan berbasis herbal, pemanfaatan tanaman obat, serta integrasi antara ilmu farmasi modern dan pengobatan tradisional yang telah berkembang di Indonesia.
Melalui pelaksanaan PKL Industri di LAFI AD Bandung yang diikuti oleh 110 mahasiswa dari Program Studi Diploma Farmasi dan S1 Farmasi, STIFA Pelita Mas Palu terus menunjukkan komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang unggul, profesional, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja. Kegiatan ini diharapkan menjadi sarana pembelajaran yang mampu memperkuat keterampilan akademik, teknis, dan profesional mahasiswa sehingga dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan sektor kesehatan dan industri farmasi di Indonesia.
